Wadaslintang, 11 Juli 2026 – Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diwujudkan oleh LAZISMU melalui program Muharram Ceria yang diselenggarakan di Komplek SMK Muhammadiyah Wadaslintang, Sabtu (11/7/2026). Mengusung tema "Muharram Ceria, Antara Kepekaan Sosial hingga Kemandirian Ekonomi", kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Acara dikemas dalam rangkaian Tabligh Akbar yang diikuti masyarakat, kader Muhammadiyah, serta berbagai unsur pemerintahan.
Dalam rangkaian Muharram Ceria, Lazismu menghadirkan berbagai program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah sunatan massal yang diikuti oleh lima anak sebagai bentuk pelayanan kesehatan bagi keluarga yang membutuhkan. Selain itu, Lazismu juga menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim, piatu, dan dhuafa, sebagai wujud perhatian agar mereka dapat menyambut Tahun Baru Islam dengan penuh kebahagiaan dan harapan.
Direktur Lazismu Wonosobo Tabah S. Pambudi menegaskan bahwa semangat Muharram bukan hanya tentang peringatan pergantian tahun, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan membangun kemandirian umat. Perpaduan antara kegiatan dakwah, pelayanan sosial, bantuan kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi menjadi gambaran nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang luas serta berkelanjutan. “kita berharap program ini mampu menginspirasi semakin banyak pihak untuk bersama-sama menebarkan kepedulian dan menghadirkan perubahan positif bagi Masyarakat” imbuhnya.
Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, Lazismu juga merealisasikan program bedah rumah bagi keluarga yang membutuhkan. Program tersebut dilaksanakan di Desa Limbangan dengan penerima manfaat atas nama Bapak Jemu Apriliyanto. Bantuan ini diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima sekaligus menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
Sebagai upaya membangun kesejahteraan yang berkelanjutan, Muharram Ceria juga menghadirkan program pendampingan pemberdayaan ekonomi bagi petani gula jawa. Program ini merupakan hasil kerja sama Lazismu dengan Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Wadaslintang. Melalui pendampingan tersebut, para petani diharapkan memperoleh peningkatan kapasitas dalam pengelolaan usaha, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan pemasaran, sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi produk gula jawa dan mewujudkan kemandirian usaha masyarakat.
Tabligh Akbar tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wadaslintang, di antaranya Camat Wadaslintang, Kapolsek Wadaslintang, Danramil Wadaslintang, serta Lurah Wadaslintang. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga filantropi dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini disuport oleh beberapa sponsor yaitu RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, BMT Marhamah, BMT Tamzis, Kedai Ongklok, BUMD PDAM Tirta Aji, Carica Gemilang, Lontong Tetel dan Roti Gembong Gandem.